Pantai Lawata, Bima

Pantai Lawata sangat terkenal di Bima, NTB. Pantai yang menjorok ke laut Teluk Bima ini sejak dulu menjadi tempat rekreasi warga Kota dan Kabupaten Bima. Kini, Pantai Lawata sudah semakin cantik setelah pemerintah giat memoles Bima sebagai kota destinasi wisata.

Selain wisata pantai (melihat laut, berjalan di pinggir pantai), Lawata juga sekarang sudah menjadi taman. Di sini terdapat banyak PKL yang menempati lapak berbentuk Uma Lengge (model rumah khas Bima) yang bertajuk “Toti Mori”. Para pedagang ini menyajikan menu makanan dan minuman ringan, tidak ketinggalan kopi. Kita bisa duduk santai menikmati hembusan angin laut sambil bercengkerama dengan keluarga dan sahabat.

amahami_com_pantai_lawata_bima-14
Lapak berbentuk “Uma Lengge” Toti Mori di Pantai Lawata, Bima

Pantai Lawata berada di ‘gerbang’ masuk Kota Bima. Jika kita menuju ke Kota Bima dari arah selatan (wilayah kabupaten) termasuk dari Bandara, kita akan melewati Pantai Lawata (jadi kalau dari Kota Bima, kita menuju keluar kota arah ke selatan/Bandara). Kalau kita terus ke selatan ke arah Bandara, kita akan melewati Taman Panda.

Di Pantai Lawata, kita bisa mandi air laut, naik jetsky, banana boat, dan flying fox (sedang dipersiapkan). Pada moment tertentu, digelar panggung pertunjukan musik atau kesenian (tempatnya sudah dibuat permanen di sudut utara pulau). Di Lawata juga sudah disediakan musholla yang cukup besar dan toilet umum (walaupun ketika kami berkunjung masih terkendala masalah kesediaan air).

Menikmati hembusan angin laut di Pantai Lawata

Pantai Lawata akan semakin cantik ketika senja memasuki malam. Jika senja tiba, kita bisa menyaksikan momen matahari tenggelam (sunset) dengan latar depan air laut dan barisan gunung di kejauhan. Memasuki malam, lampu-lampu yang semarak pun mulai nyala seakan menjadi hiasan permata yang cemerlang.

Suasana menjelang senja di Pantai Lawata, Bima

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *