7 Tempat Wisata yang wajib dikunjungi di Bima


Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang menyimpan potensi wisata yang sangat besar. Keberagaman budaya dan keindahan alamnya menarik para wisatawan untuk berkunjung lagi.

Salah satu daerah tujuan wisata yang diunggulkan adalah Bima. Kabupaten yang berada di Pulau Sumbawa di bagian timur ini terus mengembangkan berbagai destinasi wisata unggulan.

Tidak hanya destinasi wisata alam, daya tarik wisata budaya pun tak kalah menarik para wisatawan. Hal ini tak lepas dari latar belakang Kota Bima yang pada jaman dahulu merupakan pusat dari Kesultanan Bima. Jika Anda ingin berkunjung, berikut adalah beberapa rekomendasi destinasi terbaik untuk Anda.

Pantai Tanjung Meriam


Columnar joint adalah salah satu fenomena struktur geologi yang terdiri dari kolom-kolom. Biasanya berbentuk segi delapan atau hexagonal dan tersusun dengan rapi.

Fenomena geologi ini terjadi karena adanya gaya pengkerutan yang terjadi karena proses pendinginan dan kejadian ini merupakan fenomena langka yang sangat jarang ditemui. Di dunia jumlah columnar joint tidaklah banyak.

Columnar Joint yang satu ini lokasinya bukan diluar negeri lho, melainkan di Indonesia. Tepatnya di kecamatan Lambu, kabupaten Bima, NTB.

Dinamakan Tanjung Meriam karena memang di sepanjang pantai ini terdapat banyak meriam. Meriam-meriam sisa peninggalan sejarah ini menjadi daya tarik yang membuat banyak wisatawan berkunjung ke pantai ini.

Namanya adalah Tanjung Meriam atau dalam bahasa setempat disebut juga dengan Toro Maria. Belum ada akses darat menuju bukit ini.

Satu-satunya akses untuk kesana yaitu dengan menggunakan perahu motor nelayan yang berangkat dari pelabuhan Sape. Perjalanannya menghabiskan waktu sekitar 2 jam.

Selain keindahan alam, Anda juga bisa sekaligus melihat peninggalan sejarah Kota Bima disini.

Pantai Lariti


Bima tak habis menawarkan berbagai destinasi wisata pantai. Kali ini adalah Pantai Lariti. Pantai ini tidak hanya menawarkan keindahan alam khas pesisir namun juga keunikan lain.

Pantai Lariti terletak di wilayah selatan Kabupaten Bima, tepatnya Desa Soro, Kecamatan Lambu Sape. Lokasi pantai tidak jauh dari Pelabuhan Sape, gerbang laut yang menghubungkan Pulau Sumbawa dan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Dari Kota Bima, pantai ini bisa ditempuh satu jam perjalanan mengendarai mobil.

Pantai ini memiliki keunikan karena bisa terbelah di malam hari. Ini terjadi ketika lautan surut dan terdapat gundukan pasir yang membelah lautan. Di atas gundukan pasir ini Anda bisa melihat pemandangan yang luar biasa.

Pantai Pink


Rupanya pantai pink tak hanya dimiliki Lombok dan Flores saja, Bima pun memiliki pantai dengan pasir berwarna merah mudah. Keindahannya juga tak kalah sempurna ketika lautan berwarna biru menghiasi hari-hari Anda di sana.

Tidak hanya warna pasir pantainya saja, Pantai Pink ini juga memiliki air laut yang jernih. Untuk mencapai pantai ini memang sedikit sulit. Anda harus naik bis dulu dari Kota Bima menuju pelabuhan Sape, setelah itu naik perahu hingga ke Pantai Pink.

Pantai Wane


Pantai wane berada dipantai kecamatan monta kabupaten bima NTB. Untuk kalian yang ingin mengunjungi pantai wane ini kalian cukup menempuh perjalanan sekitar 2 jam lebih dari pusat kota atau kabupaten bima.

Namun, jangan khawatir jika kalian berkunjung dipantai ini kalian akan disuguhkan dengan pemandangan pantai yang sangat luar biasa, ombak yang tenang serta pasirnya yang putih yang makin memanjakan mata tak kalah warna air lautnya yang membentuk gradasi warna yang sangat indah akan menambah hasrat kalian untk sejenak menikmati bawah laut dari wane itu sendiri.

Disini Anda tidak hanya bisa menikmati pemandangan cantik pantai, namun juga bisa melihat kawanan lumba-lumba berenang dan bermain di tengah laut. Untuk menikmati atraksi wisata ini Anda harus menyewa perahu nelayan dan berlayar ke tengah laut di jam-jam tertentu.

Pulau Kelapa


Destinasi wisata yang menyajikan panorama perbukitan yang lengkap dengan tenangnya air di Bima adalah Pulau Kelapa. Objek wisata yang terletak di kawasan Nggelu, Lambu ini tak hanya menawarkan pesona alam yang luar biasa tapi juga sangat sepi lantaran belum banyak dijelajahi oleh wisatawan. Nah, untuk kamu yang berniat berkunjung ke Pulau Kelapa, ada baiknya bermalam dengan mendirikan tenda di sini. Pasalnya, keindahannya sangat sempurna saat sore hari. Bahkan Pulau Komodo dapat terlihat dari puncak objek wisata ini.

Jika ingin menikmati pantai Pulau Kelapa dengan cara berbeda, Anda bisa melakukan treking ke atas bukit di pantai ini dan nikmati cantiknya pemandangan sunset. Lautnya yang jernih juga bisa Anda nikmati dari bawah laut dengan melakukan snorkeling

Pantai Kalaki


Pemandangan di Pantai Kalaki ini sangat indah. Kita bisa melihat pegunungan yang berada di sisi selatan hingga sisi timur pantai atau pegunungan Donggo yang terlihat sangat tinggi menjulang ke atas bila kita mengarahkan pandangan ke sisi barat. Pegunungan-pegunungan ini banyak ditumbuhi rerumputan khas daerah sabana. Bila kita berkunjung pada musim penghujan, hamparan hijau akan bisa terlihat dengan jelas. Selain itu, kita juga bisa melihat pulau kambing yaitu pulau yang berada di tengah-tengah Teluk Bima.

Pantai Kalaki sudah mengalami pembangunan oleh pemerintah daerah. Pembagunan tersebut meliputi beberapa fasilitas umum seperti gubuk di pinggir pantai, toilet, ruko untuk penjaja makanan-minuman, musholla, taman kalaki yang terdapat beberapa contoh rumah adat serta kolam renang

Uma Lengge Sambori


Uma Lengge merupakan salah satu rumah adat tradisional yang dibuat oleh nenek moyang suku Bima (Mbojo) sejak zaman purba. Sejak dulu, bangunan ini tersebar di wilayah Sambori, Wawo dan Donggo. Khusus di Donggo terutama di Padende dan Mbawa terdapat Uma Lengge yang disebut Uma Leme. Dinamakan demikian karena rumah tersebut sangat runcing dan lebih runcing dari Lengge. Atapnya mencapai hingga ke dinding rumah. Di kecamatan Lambitu, Uma Lengge dapat ditemukan di desa Sambori dan desa-desa lain di sekitarnya seperti di Kuta, Teta, dan Kaboro.